in ,

Jenderal Moeldoko Angkat Bicara, Vaksin untuk Presiden Jokowi Beda dengan yang Tersebar?

Tak terima dengan tudingan perbedaan jenis vaksin untuk Presiden Jokowi dengan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia kini, jenderal Moeldoko angkat bicara.

Kepala Staf Kepresidenan ( KSP) itu menyebut prosedur vaksi yang akan disuntikkan ke orang 01 RI itu sama dengan yang akan disalurkan ke masyarakat.

“Kalau vaksinasi kepada Presiden sama, tidak ada bedanya dengan yang lain karena prosedurnya sama. Mungkin petugas dateng tinggal buka, jebret, selesai, kan begitu, enggak terlau sulit,” kata Moeldoko di kantornya, Senin (4/1/2021).

Menurut Moeldoko, jadwal vaksinasi Presiden akan mengikuti prosedur penerbitan izin edar daurat atau emergency use authorization vaksin yang kini belum dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM).

Untuk diketahui, proses vaksinasi bakal dimulai pertengahan atau pekan ketiga Januari 2021.

“Kita tunggu, tinggal tunggu waktunya, tinggal tunggu jadwalnya,” kata Moeldoko.

Dia memastikan jika pengaturan pelaksanaan vaksinasi Presiden adalah hal mudah.

Sebaliknya yang justeru harus diperhatikan lebih adalah distribusi vaksin ke masyarakat ke seluruh Indonesia.

Jokowi, kata Moeldoko, sebelumnya juga sudah memerintahkan seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan vaksin untuk mengatur penyelenggaran vaksinasi dengan sebaik-baiknya.

“Siapa berbuat apa, bagaimana mengaturnya, waktunya berapa lama, cara distribusinya bagaimana, dan seterusnya, yang menjadi prioritas siapa,” kata Moeldoko.

“Semuanya sudah diberikan petunjuk oleh Presiden kira-kira dua bulan yang lalu, sehingga semuanya sekarang sudah pada posisi menunggu kapan janjinya dilakukan,” tuturnya.

Halaman: 1 2

Rekomendasi